Integrasi Data Penginderaan Jauh Dan SIG Untuk Mitigasi Konflik

Main Article Content

Tedi Septiadi
Nefra Firdaus
Harri Dolli Hutabarat

Abstract

Konflik tata ruang di wilayah perbatasan nasional Indonesia sering kali muncul akibat tumpang tindih kebijakan sektoral, keterbatasan data spasial yang akurat, serta lemahnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model mitigasi konflik tata ruang di perbatasan melalui integrasi data penginderaan jauh (inderaja) dan Sistem Informasi Geospasial (SIG). Metode yang digunakan mencakup analisis multi-temporal citra satelit resolusi menanggi (Landsat-8 OLI/TIRS dan Sentinel-2) serta overlay peta Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) provinsi dan kabupaten di wilayah perbatasan Kalimantan Timur-Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian penggunaan lahan aktual dengan rencana tata ruang mencapai 34% dari total kawasan perbatasan, dengan hotspot konflik terletak pada kawasan hutan lindung yang beralih fungsi menjadi perkebunan sawit dan permukiman transnasional. Integrasi inderaja dan SIG mampu mengidentifikasi zona prioritas intervensi secara dinamis, serta menyediakan dashboard spasial untuk pemantauan real-time. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan geospasial terpadu efektif untuk menurunkan potensi konflik melalui peringatan dini, negosiasi berbasis data, dan revisi partisipatif RTRW. Rekomendasi kebijakan meliputi pembentukan pusat data perbatasan nasional dan harmonisasi regulasi tata ruang lintas provinsi.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Integrasi Data Penginderaan Jauh Dan SIG Untuk Mitigasi Konflik. (2026). Journal Keamanan Dan Keselamatan Maritim, 1(1). https://www.fkn.unhan.org/jkkm/article/view/59

References

BNPP. (2021). Laporan tahunan pengelolaan perbatasan 2020. Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

BNPP. (2023). Rekapitulasi konflik spasial perbatasan 2019-2023. Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

Gitas, I. Z., & De Santis, A. (2019). Remote sensing of land cover classification. In Earth Observation for Land Cover Change Detection. Elsevier.

Irsan, R., Muta’ali, L., & Sudrajat. (2018). The Impact of Land Use Community Environment in Borders Indonesia – Malaysia. IOP Conference Series: Earth and Environment Science, 145, 012129.

Kurniawan, K.F.B., Dharmawan, A.H., Sumarti, T., & Maksum, M. (2024). Territorialization of Plantation Concessions: Customary Land Acquisition Process, Agrarian Fragmentation and Social Resistance. Cogent Social Sciences, 10(1).

Laan, C. van der, Budiman, A., Verstegen, J.A., Dekker, S.C., Effendy, W., Faaij, A.P.C., Kusuma, A.D., & Verweij, P.A. (2018). Analyses of Land Cover Change Trajectories Leading to Tropical Forest Loss in Kalimantan. Land, 7(3), 108.

Mossa, A., Nöllenburg, M., & Schumann, H. (2019). Geovisualization. In Encyclopedia of GIS. Springer.

Nature Communications. (2025). Rapid Monitoring of Global land change. Nature Communications, 16.

Peluso, N. L., & Lund, C. (2011). New frontiers of land control: Introduction. Journal of Peasant Studies, 38(4), 667-681.

Phiri, D., & Morgenroth, J. (2017). Deevelopments in Landsat land cover classification methods: A Review. Remote Sensing, 9(9), 967.

Prastyo, H., Wibowo, A., & Kurniawan, R. (2020). Deteksi perubahan tutupan lahan ilegal di perbatasan Indonesia-Malaysia menggunakan Landsat 8. Majalah Geografi Indonesia, 34(2), 112–124.

https://doi.org/10.22146/mgi.56789

Sari, I. L., Weston, C.J., Newnham, G.J., & Volkova, L. (2023). Land cover modelling for tropical forest vulnerability prediction in Kalimantan, Indonesia. Remote Sensing Appilications: Society and Environment, 101003.

Tagliacozzo, E. (2005). Secret trades, porous borders: Smuggling and states along a Southeast Asian frontier, 1865-1915. Yale University Press.

Wehrmann, B. (2008). Land use conflict typology and resolution strategies. Deutsche Gesellschaft für Technische Zusammenarbeit (GTZ).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Perbatasan. (2008). Lembaran Negara RI Tahun 2008 No. 177. Sekretariat Negara.

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.