Pengembangan Model Integrasi Informasi Geospasial oleh Pusat Informasi Maritim TNI untuk Mendukung Penataan Ruang Laut Nasional

Main Article Content

Kiki Ambar Purwanti
Abdul Rivai Ras
Yusnaldy

Abstract

Kompleksitas pengelolaan ruang laut nasional memerlukan pendekatan interdisipliner yang memadukan perspektif keamanan, tata kelola, dan teknologi. Penelitian ini mengkaji tantangan fragmentasi data antar kementerian dan lembaga yang menghambat efektivitas Pusat Informasi Maritim (Pusinformar) TNI dalam mendukung penataan ruang laut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka analisis strategis Means-End-Ways, studi ini mengeksplorasi bagaimana sinergi intelijen maritim dan informasi geospasial dapat dibangun. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan pembentukan Maritime Domain Awareness yang tangguh (Ends), strategi interoperabilitas yang diinginkan (Ways), dan keterbatasan sumber daya manusia, teknologi, serta budaya organisasi (Means). Kajian mendalam pada Hasil dan Pembahasan mengidentifikasi perlunya model integrasi "Sistem Hub Terpadu" yang tidak hanya memadukan data, tetapi juga mengorkestrasi interpretasi multi-perspektif. Model ini mengubah peran Pusinformar dari produsen intelijen taktis tunggal menjadi simpul kolaborasi Geospatial Intelligence (GEOINT) nasional. Penataan ruang laut yang presisi hanya dapat terwujud jika informasi geospasial tidak sekadar menampilkan 'lokasi', melainkan merepresentasikan makna strategis ruang yang direbut, dilindungi, dan dikelola.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Pengembangan Model Integrasi Informasi Geospasial oleh Pusat Informasi Maritim TNI untuk Mendukung Penataan Ruang Laut Nasional. (2026). Journal Keamanan Dan Keselamatan Maritim , 1(1). https://www.fkn.unhan.org/jkkm/article/view/22

References

AntaraNews. (2020, Januari 6). Panglima resmikan Pusat Informasi Maritim TNI. Retrieved May 3, 2026, from https://www.antaranews.com/berita/1236899/panglima-resmikan-pusat-informasi-maritim-tni

Arif Badrudin, S. H. (2026, February). Design of Antasena: an AI-powered maritime surveillance and anomaly detection system for security decision support. IAES International Journal of Artificial Intelligence (IJ-AI), 15, 269~288. doi:10.11591/ijai.v15.i1.pp269-288

Benekditus Dwiaji Gultom, D. H. (2022). Pemberdayaan Tata Ruang Laut di Koarmada I Guna Mendukung Pembangunan Postur TNI Dalam Rangka Pertahanan Negara: Empowering Marine Spatial Government in Koarmada I to Support The Development of The TNI Posture in The Framework of National Defense. Jurnal Hidrografi Indonesia, 4.

BIG. (2013, Maret 18). One Map Policy Membantu Menjaga Keanekaragaman Hayati Indonesia. Retrieved from Badan Informasi Geospasial.: https://www.big.go.id/news/2013/03/18/one-map-policy-membantu-menjaga-keanekaragaman-hayati-indonesia

Bisnis.com. (2022, September 13). Badan Geospasial: 90 persen lebih peta tematik sudah dikompilasi. Retrieved May 3, 2026, from https://kabar24.bisnis.com/read/20220913/15/1577227/badan-geospasial-90-persen-lebih-peta-tematik-sudah-dikompilasi

Budiman, I., Abdurachman, B., & Nurhaliza, A. (2023). The Role Of The National Navy (TNI AL) In Strengthening Maritime Domain Awareness In Indonesia. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 13. Retrieved May 4, 2026, from https://ejournal.brin.go.id/jissh/article/view/8857/

D.Wonda, M., Sasono, W., & Mohammad Rachmad, C. U. (2025). Peran Intelijen TNI Angkatan Laut terhadap Keamanan Laut Yurisdiksi Indonesia. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 8, 12648-12653. doi:https://doi.org/10.54371/jiip.v8i11.9712

Haryono, V., Faisol, A., & Achsyan, T. (2025). Optimalisasi Maritime Domain Awareness oleh Tentara Nasional Indoensia Angkatan Laut dalam Deteksi Dini Ancaman Maritim. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidiikan, 8(11), 12821-12828. doi:https://doi.org/10.54371/jiip.v8i11.9916

Hukumonline. (2025, Desember 12). Protokol data geospasial disusun guna jamin akurasi. Retrieved May 3, 2026, from Protokol data geospasial disusun guna jamin akurasi.: https://pro.hukumonline.com/protokol-data-geospasial-disusun-guna-jamin-akurasi/

ITN.Malang. (2025, November 28). TN Malang gagas Road Map Ocean Monitoring System: Transformasi digital tata ruang laut Indonesia. Retrieved May 04, 2026, from https://itn.ac.id/seputar-kampus/itn-malang-gagas-road-map-ocean-monitoring-system-transformasi-digital-tata-ruang-laut-indonesia/

KKP. (2021, April 10). Indonesia pastikan 28,1 juta hektar kawasan konservasi terwujud. Retrieved from Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia: https://kkp.go.id/

KKP. (2025, Desember 13). Retrieved May 3, 2026, from KKP integrasikan sistem digital ruang laut untuk transparansi perizinan & pengawasan: https://kkp.go.id/djprl/kkp-integrasikan-sistem-digital-ruang-laut-untuk-transparansi-perizinan-pengawasan-4z87/detail.html

Kompas. (2020, Januari 6). Resmikan Pusinformar, Panglima TNI yakin maritim Indonesia kian aman. Retrieved May 3, 2026, from https://lipsus.kompas.com/pestaasia/read/2020/01/06/11442411/resmikan-pusinformar-panglima-tni-yakin-maritim-indonesia-kian-aman

Laksamana, E. A. (2014, January). Rebalancing Indonesia's Naval Force Trends :Trends, Nature, adn Drivers. (G. T. Chan, Ed.) London, London: Routledge.

PanenNews. (2025, Desember 16). KKP luncurkan platform e-SEA 2.0, perkuat tata ruang laut nasional berbasis digital. Retrieved from https://www.panennews.com/

Perekonomian, K. (2021). Rencana aksi kebijakan satu peta. Retrieved May 3, 2026, from Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.: https://www.ekon.go.id

PPID.Riau. (2023, September 19). Kebijakan Satu Peta jadi solusi atasi konflik tumpang tindih pemanfaatan lahan. Retrieved May 04, 2026, from https://ppid.riau.go.id

Pratama, I. G. (2021). Analisis Silo Birokrasi dalam Keamanan Maritim : Studi Kasus Fragmentasi Antar Lembaga di Laut Natuna. Jurnal Keamanan Nasional, 7(1), 45-62. doi:https://doi.org/10.31599/jkn.v7i1.512