Journal Manajemen Bencana dan Lingkungan membahas strategi, kebijakan, dan praktik dalam mengelola risiko bencana serta menjaga kelestarian lingkungan. Isu yang diangkat meliputi mitigasi dan adaptasi terhadap bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor, perencanaan tanggap darurat, serta pemulihan pascabencana yang berorientasi pada keberlanjutan. Jurnal ini juga menyoroti keterkaitan antara degradasi lingkungan dengan meningkatnya potensi bencana, pentingnya edukasi dan kesadaran masyarakat, pemanfaatan teknologi untuk pemantauan risiko, serta kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya, dan komunitas lokal dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh terhadap ancaman bencana.
Journal Manajemen Bencana dan Lingkungan adalah media ilmiah yang berfokus pada kajian, penelitian, dan analisis terkait pengelolaan bencana serta pelestarian lingkungan secara terpadu. Jurnal ini memuat karya akademis yang menggabungkan perspektif ilmu kebencanaan, manajemen risiko, teknik mitigasi, kebijakan publik, ekologi, dan keberlanjutan lingkungan.
Isu yang dibahas mencakup seluruh siklus manajemen bencana — mulai dari tahap pencegahan (prevention), mitigasi, kesiapsiagaan (preparedness), tanggap darurat (response), hingga pemulihan (recovery). Selain itu, jurnal ini juga mengkaji keterkaitan erat antara degradasi lingkungan dengan meningkatnya risiko bencana, seperti banjir, longsor, kebakaran hutan, kekeringan, dan perubahan iklim.
Tujuan utama jurnal ini adalah menyediakan ruang bagi peneliti, praktisi, pembuat kebijakan, dan masyarakat untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam upaya mengurangi risiko bencana dan melindungi lingkungan. Artikel yang dimuat seringkali mencakup studi kasus lokal maupun internasional, model peringatan dini (early warning system), strategi adaptasi terhadap perubahan iklim, serta inovasi teknologi ramah lingkungan dalam manajemen bencana.
Dengan pendekatan interdisipliner, Journal Manajemen Bencana dan Lingkungan berperan tidak hanya sebagai sarana dokumentasi hasil penelitian, tetapi juga sebagai alat advokasi untuk mendorong kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Melalui publikasi berkala, jurnal ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem ketahanan bencana yang berkelanjutan, menjaga keseimbangan ekosistem, dan memastikan keberlangsungan hidup manusia di masa depan.

Indexing in