Analisis Komparatif Strategi Pertahanan Laut Swedia dan Finlandia dalam Melindungi Infrastruktur Strategis Bawah Laut di Laut Baltik Pasca Aksesi NATO

Main Article Content

Widya Cadharsi
Lukman Yudho Prakoso

Abstract

Aksesi Swedia dan Finlandia ke North Atlantic Treaty Organization (NATO) membawa perubahan terhadap strategi pertahanan Laut Baltik, khususnya dalam perlindungan infrastruktur strategis bawah laut. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi strategi pertahanan laut kedua negara pasca aksesi NATO melalui pendekatan kualitatif dengan metode analisis dokumen terhadap kebijakan pertahanan nasional, dokumen strategis NATO, dan literatur pertahanan maritim. Analisis menggunakan kerangka Ends–Ways–Means untuk mengidentifikasi perubahan tujuan strategis, konsep operasi, dan kapabilitas pertahanan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Swedia menekankan integrasi pertahanan kolektif NATO melalui interoperabilitas, kehadiran maritim, dan pengawasan kawasan, sedangkan Finlandia mengedepankan pendekatan pertahanan komprehensif melalui integrasi kemampuan militer dan ketahanan nasional. Perbandingan kedua negara menunjukkan bahwa perlindungan infrastruktur strategis bawah laut telah mendorong pergeseran strategi pertahanan laut dari perlindungan aset menuju pengamanan sistem strategis yang mendukung fungsi pertahanan. Penelitian ini menegaskan bahwa infrastruktur strategis bawah laut menjadi elemen penting dalam strategi pertahanan laut kontemporer dan memperluas pemahaman sea power sebagai kemampuan negara dalam menjaga keberlanjutan sistem strategis berbasis laut.





 


Article Details

Section

Articles

How to Cite

Analisis Komparatif Strategi Pertahanan Laut Swedia dan Finlandia dalam Melindungi Infrastruktur Strategis Bawah Laut di Laut Baltik Pasca Aksesi NATO. (2026). Journal Keamanan Dan Keselamatan Maritim, 2(1). https://www.fkn.unhan.org/jkkm/article/view/174

References

Finnish Ministry of Defence. (2024). Government Defence Report. Publications of the Ministry of Defence 2024:7. Finnish Government.

Government Offices of Sweden. (2025). Defence resolution 2025–2030. Ministry of Defence.

Lykke, A. F. (1989). Defining military strategy. Military Review, 69(5), 2–8.

Mahan, A. T. (1890). The influence of sea power upon history, 1660–1783. Little, Brown and Company.

North Atlantic Treaty Organization. (2022). NATO 2022 strategic concept. NATO.

North Atlantic Treaty Organization. (2023). Finland joins NATO as 31st Ally. NATO.

North Atlantic Treaty Organization. (2024). Sweden becomes NATO’s 32nd Ally. NATO.

North Atlantic Treaty Organization. (2025). NATO launches “Baltic Sentry” to increase critical infrastructure security. NATO.

Soldi, G., Gaglione, D., Raponi, S., Forti, N., D’Afflisio, E., Kowalski, P., Millefiori, L. M., Zissis, D., Braca, P., Willett, P., Maguer, A., Carniel, S., Sembenini, G., & Warner, C. (2023). Monitoring of underwater critical infrastructures: The Nord Stream and other recent case studies. IEEE Access, 11, 10977–10992.

Till, G. (2018). Seapower: A guide for the twenty-first century (4th ed.). Routledge.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.